pmitangerangselatankota.or.id – Ratusan pegawai Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kanwil DJP) Banten antusias mengikuti donor darah di Politeknik Keuangan Negara STAN, Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan, Selasa, 20 Oktober 2026.
Aksi kemanusiaan itu bagian dari rangkaian untuk memperingati Hari Oeang Republik Indonesia (HORI) ke-80 tahun 2026.
Dari 130 pendaftar, berhasil terkumpul sebanyak 99 kantong darah untuk membantu memenuhi kebutuhan darah bagi masyarakat yang membutuhkan.
Kepala Kanwil DJP Banten, Aim Nursalim Saleh mengatakan, donor darah merupakan bentuk rasa syukur keluarga besar Kementerian Keuangan, khususnya di wilayah Banten, dalam memperingati HORI ke-80.
“Kegiatan ini merupakan bentuk syukur kita, keluarga besar Kementerian Keuangan, dalam hal ini area Banten, dalam memperingati Hari Oeang Republik Indonesia ke-80,” katanya.
Aim berharap, kegiatan sosial itu dapat menumbuhkan semangat untuk berbagi dalam kemanusiaan pada insan-insan di lingkungan Kanwil DJP.
“Semoga kegiatan ini bisa menumbuhkan rasa selalu ingin memberikan yang terbaik kepada masyarakat dalam setiap pelayanan kita. Sesuai dengan tema kita, Indonesia Berdaulat, APBN Kuat,” tegasnya.
Menurutnya, peringatan HORI tidak hanya menjadi momentum untuk mengenang perjalanan pengelolaan keuangan negara, tetapi juga kesempatan untuk memperkuat semangat pengabdian dan kepedulian terhadap masyarakat melalui aksi nyata.
Salah seorang pendonor, Saputri mengapresiasi, keterlibatan PMI Kota Tangsel dalam mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menilai, donor darah memberikan nilai tambah bagi peringatan HORI tahun ini.
“HORI kali ini menjadi lebih bermakna dengan adanya donor darah,” ungkapnya.
Kegiatan ini menjadi wujud kolaborasi antara instansi pemerintah dan Palang Merah Indonesia dalam memperkuat kepedulian sosial sekaligus mendukung ketersediaan darah bagi masyarakat. Sebanyak 99 kantong darah yang terkumpul diharapkan dapat memberikan manfaat bagi pasien yang membutuhkan transfusi darah.
Peringatan HORI ke-80 menjadi pengingat bahwa pengabdian kepada bangsa tidak hanya diwujudkan melalui tugas dan pelayanan sesuai profesi, tetapi juga melalui kepedulian terhadap sesama. Sebab, di balik setiap kantong darah yang didonorkan, ada harapan yang dijaga dan kesempatan hidup yang diperjuangkan.
Dari pengabdian untuk negeri, tumbuh kepedulian untuk sesama. Karena Indonesia yang kuat bukan hanya dibangun melalui pengelolaan keuangan negara yang baik, tetapi juga melalui masyarakat yang saling peduli dan bergotong royong menyelamatkan kehidupan. (Humas PMI Kota Tangsel)





